Biar hati mencintaimu


Kau yang membuat ku buntu
Membuat ku tak tentu
Terus memikirkan mu
Biar tiada jalanku..
Jalan ku…

Telah ku cuba tuk nyatakan
Rasa di hati ini
Yang makin menghantui
Perasaan jiwa ku..
Jiwa ku…

Korus

Biar hati ini mencintakanmu
Dalam hayat ku kan merindumu…
Biar pedih sakit memilikimu
Namun hati takkan tuk berubah…
Selamanya…

Kau yang menjadikan cinta
Selalu menjadi rindu
Seperti waktu itu
Yang mengharung hidupku..
Hidupku…

Ku.. yang bisa memerlukan
Selalu jadi mimpiku
Menjadi pemilikmu
Biar tak pernah tahu..
Kasihku…

Korus

Biar hati ini mencintakanmu
Dalam hayat ku kan merindumu…
Biar pedih sakit memilikimu
Namun hati takkan tuk berubah…
Selamanya…

hooo..

iyeahh..

Biar hati ini mencintakanmu
Dalam hayat ku kan merindumu…

Biar hati ini mencintakanmu
Dalam hayat ku kan merindumu…
Biar pedih sakit memilikimu
Namun hati takkan tuk berubah…

Selamanya…
Selamanya…
Selamanya…

 

Sejuta cinta dan doa buatmu sayang


 Sejuta Cinta 

Sudah memang sudah
Perjalanan cinta berakhir sudah
Engkau pergi ‘tuk selamanya
‘tuk selamanya

Mungkin ini sudah suratan
Engkau dan diriku tak bisa bersama
Mungkin ini sudah suratan
Sudah suratan


Jangan kau pergi untuk meninggalkan aku
Aku disini dengan sejuta cinta untukmu
Jangan kau pergi untuk melupakan aku
Aku menangis karena hidup tanpamu

Sudah memang sudah
Perjalanan cinta berakhir sudah
Engkau pergi ‘tuk selamanya
‘tuk selamanya



 

Doaku buatmu sayang 


kau mau aku apa, pasti kan ku beri
kau minta apa, akan ku turuti
walau harus aku terlelap dan letih
ini demi kamu sayang
*
aku tak akan berhenti
menemani dan menyayangimu
hingga matahari tak terbit lagi
bahkan bila aku mati
ku kan berdoa pada Ilahi
tuk satukan kami di surga nanti

tahukah kamu apa yang ku pinta
di setiap doa sepanjang hariku
Tuhan tolong aku, tolong jaga dia
Tuhan aku sayang dia



(Tuhan tolong aku, jaga jaga dia
Tuhan ku pun sayang dia)


Ramadan tanpamu Sayang

Alhamdulillah Allah panjangkan umurku utk sama2 menunaikan ibadah puasa pada tahun ini.....pada tahun ini sebaknya rasa hati  bersahur dan berbuka tanpa abang di sisi....lainnya manja rasa...dah 6 tahun kita bersahur dan berbuka bersama2.....nasib baik  family abang ada menemani manja bersahur pada pagi ini....Ya Allah Ya Tuhanku kuatkan imanku untuk menempuh bulan Ramadan yang mulia ini tanpa suami di sisi .Manja tahu abang akan balik sempena bulan puasa ini.....melihat kami semua..manja nak abang tengok manja tak sedih2.....manja akan sentiasa gembira bersama anak2 kita sayang...manja nak abg tgk manja sentiasa tenang  dan manja akan sentiasa doakan abang serta sedara mara kita yang telah meninggalkan kita semua.....Ya Allah , Kau Ampunkan dosa2 Arwah suamiku...Semoga die ditempatkan dikalangan orang2 yang soleh dan dikasihi oleh -Mu ......Engkau lapangkan dan tenangkan hatiku untuk menempuhi bulan yang Mulia ini tanpa suami di sisi ...Amin


Manja sayang Abang


Manja


1/8/2011


7.10am

PERTEMUAN DAN PERPISAHAN!!!


Setiap pertemuan pasti ada perpisahan... ianya tidak boleh dipisahkan
seperti Adam dan Hawa, langit dan bumi serta pungguk dan bulan...
kadang-kadang pertemuan yang tidak kita inginkan ternyata memberi
bekas yang menyenangkan hati... kadang-kadang pula pertemuan yang
kita harapkan ternyata menambah luka... tiada apa yang kekal
di dunia ini...

Pertemuan itu sesuatu yang sangat indah tetapi malangnya ia akan
berakhir dengan sesuatu yang sangat perit iaitu pepisahan... tetapi
ketahuilah bahawa kemanisan berukhuwah lahir daripada kepahitan
perpisahan... tanpa kepahitan perpisahan itu maka tidak wujudlah
kemanisan berukhuwah... kesedihan yang kita rasakan boleh
menaikkan darjat kita di sisi-Nya...

Jika kita tidak bersedia untuk menghadapi perpisahan dengan seseorang,
jangan pernah langsung terpikir untuk berkenalan dengannya... Pertemuan 
merupakan permulaan sebuah perjalanan dan perjalanan itu akan
membawa kita kepada penghujungnya iaitu perpisahan... andai pertemuan
punca perpisahan, biarlah kematian menemukan semula... andai kematian
punca perpisahan, biarlah hidup penuh bermakna dan memberi erti yang
nyata...


Mengapa mesti ada perpisahan jika pertemuan itu mendamaikan...
mengapa mesti ada perselisihan jika kemesraan itu membahagiakan...
mengapa mesti ada kesedihan jika rindu itu menggembirakan...
pertemuan denganmu amat membahagiakanku... pertemuan itu amat
menggembirakanku... kehadiranmu memberi seribu satu makna...
namun sayang seribu kali sayang... kini jiwaku mati...
mimpiku ternoktah disini... di kala engaku tiada disisi... air mata
gugur membasahi pipi... kerana sayang itu tetap bersemi... menemani hari
menyulam hati... walau tidak lagi kau sirami... pertemuan hakiki di syurga
firdausi.... hidup bahagia kekal abadi...

Perpisahan itu berbeza daripada perceraian... perpisahan meninggalkan
kepercayaan tetapi perceraian meninggalkan kehancuran... Kepercayaan
akan sentiasa hidup di hati yang sentiasa berakhir dengan senyuman jika
fikiran sentiasa mengingatkan... hidup ini terlalu singkat jika diisi dengan 
tangisan perpisahan... jadikanlah perpisahan itu sebagai satu penguat
semangat untuk terus hidup di bumi bertuah agar perpisahan itu menjadi
lebih bermakna...

Ingatlah bahawa sesungguhnya jasad kita sahaja berpisah tetapi hati kita 
tetap bersatu dan tersimpul erat dengan tali ukhuwah kerana-Nya... 
relakanlah perpisahan ini agar hati ini tenang meninggalkanmu...
andai ini pertemuan kita yang terakhir, iringilah pemergianku dengan 
kalungan doamu... semoga kita bertemu selamanya di syurga firdausi...
 
copy paste from : http://syukcool14.blogspot.com/2011

Dan Bila Esok

Di dalam hati selalu tersimpan
Rasa yang takkan pernah bisa ku ungkapkan
Kau diam tanpa kata
Saatku ungkap semua rasa
Di saat ku ingin dekat denganmu
Kau semakin jauh meninggalkanku
Dan kau diam tanpa kata
Saatku ucap semua rasa
Dan bila esok kita kan bertemu kembali
Masihkah ada ruang di dalam hatimu
Tuk cinta yang pernah kita miliki
Tuk selama-lamanya
Dan bila esok kita kan bertemu kembali
Masihkah ada waktu untuk mencinta dirimu
Tuk bisa menjagai hati ini
Tuk selama-lamanya
Mungkinkah esok kita kan bertemu kembali
Masihkah ada ruang di dalam hatiku
Untuk cinta yang pernah engkau miliki
Untuk selama-lamanya
Dan bila esok kita kan bertemu kembali
Masihkah ada ruang di dalam hatimu
Untuk cinta yang pernah kita miliki
Tuk selama-lamanya
Dan bila esok kita kan bertemu kembali
Masihkah ada waktu untuk mencinta dirimu
Untuk bisa menjagai hati ini
Tuk selama-lamanya
Dan bila esok kita kan bertemu kembali
Masihkah ada ruang di dalam hatimu
Untuk cinta yang pernah kita miliki ‘tuk selama-lamanya


27/7/2011
10.30 pm

Wanita

Kepada setiap muslimah yang rela Allah swt sebagai Rabbnya, Islam sebagai agamanya dan Muhammad sebagai Rasulnya.
Kepada setiap pendidik yang berjihad di jalan Allah dengan untaian kalimahnya, menjaga norma-normanya dan menyucikan jiwanya.
Kepada wanita yang bimbang dan bersedih, berbahagialah dengan dekatnya kemudahan, datangnya pertolongan Allah swt serta janji pahala yang besar dan terhapus segala dosa.
Tidak ada kecantikan bagi seorang wanita, tiada pula keindahan, harga diri dan kedudukan kecuali beriman kepada Allah swt. Apabila dirinya tegak di atas jalan ini, maka dia lah wanita yang mendapat petunjuk, diterima amalnya dan menjadi wanita pilihan disisi Rabb-Nya.
Namun, jika dia melepaskan jalan kebenaran tersebut, kafir terhadap Tuhannya, mengingkari agamanya dan melepaskan tuntutan-Nya, maka dia lah cermin kepada wanita yang murahan, hina dan terbuang.
Pada saat itulah sinar kecantikan seorang wanita mula menghilang, walau berkalung gugusan bintang di langit, meskipun bermahkota bintang gemini dan matahari terbit di keningnya.
Wahai wanita muslimah yang jujur, wahai wanita mu'minah yang selalu kembali kepada Allah.
Jadikanlah dirimu itu seperti sepohon kurma. Jauh dari keburukan, menjulang tinggi menghindar dari sifat mengangau. Dilempar dengan batu dia menjatuhkan buahnya, tetap hijau pada musim panas mahupun dingin dan memberikan manfaat kepada sekalian manusia.
Jadilah engkau orang yang menjauhi perkara-perkara yang rendah, keperibadianmu terjaga dari segala pola hidup yang menipu rasa malu. Ucapanmu adalah zikir, pandanganmu melahirkan ibrah (pengajaran), diammu adalah berfikir.
Saat itulah engkau mendapatkan ketenangan dan akan diterima oleh penduduk bumi. Tercurah segala pujian yang baik-baik, doa yang jujur dari semua makhluk, dan Allah swt akan menjauhkanmu dari awan kesempitan, bayang-bayang ketakutan, dan gumpalan kekeruhan.
Tidurlah berbantalkan curahan doa orang-orang mu'min, lalu bangunlah untuk meraih pujian yang ditujukan kepadamu. Saat itulah engkau mula menyedari bahawa kebahagiaan bukan terdapat pada simpanan harta, kad kredit dan kereta, rumah yang bagaikan istana, mahupun pada kasih nya seorang manusia, namun pada ketaatan terhadap Zat Yang Maha Terpuji. Kedamaian hidup bukan pada hiasan keduniaan, bukan pula mengabdi kepada hamba, namun kepada kepatuhan terhadap Zat Yang Maha Mulia.
Pesanku, jadilah seorang wanita yang bermaruah, yang punya kedudukan tinggi di sisi Tuhannya. Di mana namanya sentiasa disebut-sebut dalam kalangan para malaikat, dan yang berjaya memperoleh cinta yang Teragung, iaitu cintanya Ya Rabb lantas menjadi wanita yang paling bahagia di dunia.




Copy paste on blog I luv islam
http://www.iluvislam/